,

Agar Pandemi Segera Berakhir, Satgas Nasional: Mari Masyarakat Patuh, Saling Mengingatkan dan Menegur

oleh -141 views

 Prof. Wiku Adisasmito menyampaikan Data Hasil Monitoring Kepatuhan Masyarakat Terhadap Protokol Kesehatan yang tertangkap lewat sistem monitoring Bersatu Lawan Covid Perubahan Perilaku.

Grafik rata-rata kepatuhan menunjukkan sejak minggu ke-3 September hingga minggu ke-4 Desember 2020 :

– presentase kepatuhan memakai masker menurun 28%

– dan presentase kepatuhan menjaga jarak dan menghindari kerumunan menurun 20,6%

“Temuan minggu ini sangatlah berbahaya, karena menggambarkan adanya sikap abai di tengah masyarakat atas pentingnya penerapan protokol kesehatan,” kata Wiku selaku Juru Bicara Pemerintah dalam keterangan pers Kami sore, (7/01/2021) di Istana Kepresidenan, Jakarta.

Satgas Penanganan Covid-19 Pusat menyatakan bahwa sikap abai ini tentunya bukan semata-mata kesalahan masyarakat, tapi juga merupakan bagian dari tidak berhasilnya penegakan dan pengawasan protokol kesehatan oleh masing-masing pemerintah daerah.


baca: Jubir Pemerintah: Berat Bagi Saya Menyampaikan Data Ini, Ini Tertinggi Sejak Awal Pandemi


“Ingat, apabila penularan kasus semakin meningkat, maka akan semakin banyak angka positif Covid-19, semakin banyak pula masyarakat yang harus menderita sakit dan semakin panjang dan berat pula perjuangan para tenaga kesehatan,” tambahnya.

Satgas Pusat juga menegaskan bahwa kebijakan pemeritah terkait Pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang baru akan dilakukan ini tentunya membutuhkan kolaborasi dan kerja sama dari seluruh lapisan masyarakat, termasuk tokoh masyarakat dan tokoh agama, untuk benar-benar mematuhi protokol kesehatan. “Patuh terhadap protokol kesehatan adalah salah satu bentuk bela negara yang bisa dilakukan oleh siapa saja di tengah kondisi pandemi yang masih kita hadapi bersama,” katanya.

“Saya yakin masyarakat Indonesia pasti ingin pandemi ini segera berakhir dan memiliki kepedulian atas satu sama lain. Maka dari itu saya minta agar masyarakat untuk patuh dan saling mengingatkan serta menegur orang-orang terdekat apabila terdapat pelanggaran protokol kesehatan,” tandasnya.

Selain itu, Satgas Pusat juga meminta kepada pemerintah daerah untuk selalu mengakses dan memantau data kepatuhan kesehatan melalui sistem Bersatu Lawan Covid Monitoring Perubahan Perilaku, agar dapat segera menindaklanjuti perkembangan yang terjadi.

Upaya disiplin dan patuh protokol kesehatan, serta saling mengingatkan dan menegur, jangan lupa iringi pula dengan senantiasa berdo’a memohon pertolongan kepada Allah azza wa jalla satu-satu-Nya. Di samping kita benahi pula iman dan taqwa kita kepada Allah Ta’ala. Dengan keimanan akan membuahkan kesabaran. Dengan kesabaran kita akan mampu menahan dan mengendalikan diri, insyaallah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *