,

Angka Penularan dan Kepatuhan Protokol

oleh -245 views

Juru Bicara Satgas Covid-19, Prof. Wiku Adisasmito menekankan bahwa pihaknya selama ini selalu berkoordinasi dengan daerah terkait penanganan Covid-19 di masing-masing wilayah, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. Prof Wiku menjelaskan bahwa Indonesia adalah negara yang besar, dengan karekteristik daerah yang berbeda-beda. “Penanganan Covid-19 tidak bisa hanya dilihat dalam lingkup nasional, namun harus dilihat hingga lingkup kabupaten/kota. Kami selalu menyampaikan perkembangan daerah berdasarkan data yang kami terima dari kemenkes yang berasal dari pemerintah daerah.” kata Prof. Wiku dalam keterangan persnya di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa sore (6/10/2020)

Satgas Covid-19 Nasional selalu memberikan apresiasi terhadap perkembangan positif yang berhasil dilakukan oleh daerah. Di samping selalu menekankan dan mengingatkan apabila terdapat perkembangan yang kurang baik serta tantangan yang harus dihadapi oleh daerah bersama-sama pihak Satgas Covid-19 di tingkat nasional.

Penanganan Covid-19 di provinsi dan kabupaten/kota itu bervariasi. Jika terus didukung dan ditekan ke arah yang lebih baik, maka dapat menjadi kekuatan nasional untuk terus meningkatkan penanganan Covid-19 dan mampu bersaing di tingkat global dalam pencapaian penanganan kasus yang baik.

 

Kenapa Kasus Covid-19 Masih Terus Tinggi?

Penting untuk dicatat, bahwa kasus terkonfirmasi Covid-19 telah mencapai 300 ribu kasus. “Angka ini adalah angka yang sangat besar, dan juga memperlihatkan bahwa penularan masih terus terjadi. Penularan ini disebabkan oleh masih ada dari kita yang abai dalam mematuhi protokol kesehatan. Jika masih ada yang terus saja abai maka angka ini akan terus meningkat. Jumlah kasus positif Covid-19 hanya dapat menurun apabila kita semua disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan di setiap kegiatan yang dijalankan.” tutur Wiku.


baca: Kenapa Kasus di Indonesia Terus Meningkat? Ini Penjelasan Jubir

Petikan Arahan Presiden Terkait Penanganan Covid-19


“Ingat, naik turunnya kasus positif Covid-19 itu ditentukan oleh kedisiplinan terhadap protokol kesehatan. Jika disiplin, maka angka kasus positif akan turun. Begitu juga sebaliknya. Selalu pakai masker saat keluar rumah, menjaga jarak di tempat umum minimal 1 meter, dan menghindari kerumunan, serta selalu mencuci tangan dengan sabun atau membawa handsanitizer kemana pun, harus menjadi kebiasaan baru yang dengan disiplin diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.” tegasnya.

Kemudian Jubir Satgas Covid-19 Nasional mengingatkan dan menekankan kembali pentingnya kolaborasi antar seluruh lapisan masyarakat untuk menekan angka Covid-19, “Kolaborasi antar seluruh lapisan masyarakat, penting. Untuk membantu menurunkan tingkat penularan. Sehingga angka kasus Covid-19 di Indonesia dapat ditekan dan tidak ada penambahan kasus baru lagi. Kolaborasi antar seluruh lapisan masyarakat penting untuk menurunkan tingkat penularan sehingga angka kasus Covid-19 dapat ditekan.”

Kedisiplinan terhadap protokol kesehatan merupakan salah satu langkah ikhtiar yang sangat penting dalam upaya pencegahan Covid-19. Ikhtiar dalam bentuk melakukan sebab keselamatan dan pencegahan merupakan suatu yang diperintahkan dalam agama dan merupakan bagian dari kesempurnaan tawakkal. Bukan tawakkal yang benar apabila tak disertai upaya menempuh sebab. Adapun hasilnya, kita serahkan sepenuhnya kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Hanya kepada-Nya kita memohon perlindungan dan keselamatan. Termasuk di masa pandemi Covid-19, hanya kepada-Nya kita memohon perlindungan dan keselamatan dari bahaya Covid-19.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *