Cara Bekerja Sama Untuk Saling Mencegah Penularan Covid

oleh -301 views
Tidak Disiplin Pakai Masker

Cara Bekerja Sama Untuk Saling Mencegah Penularan Covid

DR. dr. Agus Dwi Susanto, Sp.P(K)

Ketua Umum Perhimpunan Dokter Paru Indonesia

 

Pertanyaan: Lalu langkah-langkah yang harus diutamakan gimana ini dokter? Jadi sekarang kan takut ya, sudah ada kegiatan di kantor lalu pulang ke rumah, menularkan orang rumah. Kira-kira kita ini yang di kantor dan yang di rumah, harus bekerja sama seperti apa nih supaya saling mencegah penularan Covid-19?

 

Jawab:

Kita masih ingat betul, bahwa stay at home (di rumah saja) itu menjadi salah satu hal yang harus kita ingatkan kepada keluarga kita. Jadi, diharapkan para keluarga untuk tetap tinggal di rumah. Karena potensi penularan itu kan muncul ketika ada kontak dengan orang yang sakit di lingkungan di luar rumah. Misalnya, kita bepergian ke pusat-pusat perbelanjaan, atau juga kita bekerja, maka itu punya potensi. Oleh karena itu kalau tidak ada hal yang penting, disarankan tidak beraktivitas di luar rumah.

Nah, masalahnya adalah tidak sepenuhnya kita tidak menjalankan suatu aktivitas keluar rumah. Oleh karena itu, bagi yang beraktivitas keluar rumah, maka yang terpenting adalah menjalankan protokol kesehatan. Protokol kesehatan yang sudah sering kita gaungkan, (yaitu) kita harus:

– menggunakan masker,

– menjaga jarak,

– mencuci tangan secara teratur sebelum menyentuh area muka (wajah)

(Protokol-protokol) itu menjadi suatu kewajiban ketika aktivitas di luar rumah.

Termasuk ketika kita di kantor. Jadi kalau bisa di kantor kita tetap wajib menggunakan masker apabila kita berada di ruang perkantoran. Karena kita tidak tahu teman-teman kita di kantor tersebut. Apakah dia sakit ataukah tidak. Karena kemarin sudah ada informasi bahwa DKI Jakarta saja, sebagian besar kasus konfirmasi Covid itu tanpa gejala. Nah, ini yang justru mengkhawatirkan. Artinya teman-teman sekantor kita bisa jadi dia (terkena) Covid, maka kalau kita tidak menjalankan protokol, tentu kita punya resiko tertular. Kemudian setelah resiko tertular, kita akan membawa virus itu ke dalam rumah.


baca: Presiden Ingatkan Potensi Penyebaran Covid 19 Melalui Tiga Klaster Ini, salah satunya Klaster Keluarga

Pesan Satgas Covid-19 Nasional: Anggap Semua Orang OTG, Trik Cegah COVID-19


Oleh karena itu, ketika sampai di rumah maka kita harus juga betul-betul memastikan bahwa apa yang kita lakukan (ketika) aktivitas keluar kemudian ketika (kembali) ke dalam rumah, (maka harus dipastikan) kita juga cukup steril atau bersih. Misalnya, (dengan cara) sebelum masuk (rumah) semua alat-alat harus kita harus kita bersihkan, kemudian kita harus langsung ganti baju kemudian mandi, bajunya harus dipisah, kemudian langsung dibawa ke tempat cuci. Setelah semuanya bersih, baru kita bisa bertemu dengan keluarga. Itu pun kita tetap harus waspada terutama pada kelompok-kelompok yang rentan. Ada kelompok-kelompok yang rentan di keluarga kita, misalnya :

– orang tua,

– anak-anak, atau

– orang yang sudah memiliki penyakit dasar, penyakit paru, penyakit jantung, itu rentan untuk terinfeksi.

Oleh karena itu, apabila kita memang orang yang beraktivitas di luar rumah, selama berkontak dengan keluarga kita yang rentan tersebut, maka sebaiknya di dalam rumah tetap menggunakan masker.

* * *

Pertanyaan: Di dalam rumah tetap menggunakan masker, itu gimana ya dok? Kadang-kadang (ketika) kita di luar rumah, ini kan seperti agak kesusahan bernafas atau mungkin kekurangan oksigen, sehingga kadang kita pun punya perasaan punya rasa mual atau pusing kalau kebanyakan pakai masker. Kalau misalnya di rumah harus pakai masker juga, apa ada efek samping nggak sih dok? Jangan-jangan nanti kekurangan oksigen atau ada timbul penyakit baru?

 

Jawab: Jadi sebenarnya kuncinya adalah ketika kita beraktivitas dan bertemu dengan keluarga kita, kalau kita tidak bisa menjalankan suatu protokol kesehatan yang baik di luar rumah.

Nah, apabila kita di luar rumah bisa menjalankan protokol kesehatan dengan baik dan kita yakin bahwa protokol itu kita jalankan, tentunya ketika sampai rumah kemudian kita bertemu dengan keluarga dan sudah kita beraktivitas untuk membersihkan diri, maka tidak sepenuhnya kita harus menggunakan masker kalau kita sudah yakin bahwa kita menjalankan protokol kesehatan dengan baik (ketika) di luar rumah tersebut.

Tetapi kalau kita merasa tidak yakin, maka penggunaan masker di dalam rumah itu disarankan. Karena kita tahu itu bisa mengurangi resiko apabila virus itu kita bawa. Di sisi lain kita juga harus menjaga jarak, ini juga penting.

 

Sumber: Talkshow di Kantor BNPB Jakarta, pada 18 September 2020

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *