Dosa-Dosa Menyebabkan Kerusakan Di Muka Bumi

oleh -233 views
Kiat-Kiat Agar Iman Bertambah Kuat

Di antara akibat jelek dosa dan kemaksiatan adalah bahwa ia akan menimbulkan berbagai kerusakan di muka bumi, yang bisa menimpa air, udara, tanaman, buah-buahan dan juga tempat tinggal. Allah Ta’ala berfirman:

ظَهَرَ الْفَسَادُ فِي الْبَرِّ وَالْبَحْرِ بِمَا كَسَبَتْ أَيْدِي النَّاسِ لِيُذِيقَهُمْ بَعْضَ الَّذِي عَمِلُوا لَعَلَّهُمْ يَرْجِعُونَ} الرُّومِ: 41

“Telah tampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan (dosa dan kemaksiatan) manusia; supaya Allah menghendaki agar mereka merasakan sebagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar).” (ar-Rum: 41)

Al-Imam Abdurrahman bin Nashir as-Sa’di rahimahullah menjelaskan dalam kitab tafsirnya, “Yakni tampak nyata kerusakan baik di daratan maupun lautan. Yaitu rusak kehidupan mereka, berkurang, dan mengalami kemerosotan-kemerosotan. Demikian pula menimpa diri-diri mereka, berupa terjadinya berbagai penyakit, wabah, dan lainnya. Hal itu disebabkan perbuatan mereka yang secara tabiat memang rusak dan merusak.”

Dalam kitab tafsirnya, al-Imam Ibnu Katsir rahimahullah menyebutkan riwayat dari seorang ulama besar dari kalangan tabi’in, Abul ‘Aliyah (w. 90 H) rahimahullah mengatakan, “Barangsiapa bermaksiat kepada Allah di muka bumi maka sungguh dia telah berbuat kerusakan di muka bumi. Karena baiknya langit dan bumi itu adalah dengan ketaatan.”

Wabah (pendemi) Covid-19 yang sedang menimpa umat manusia di muka bumi saat ini, bisa jadi disebabkan ulah tangan manusia dan dosa-dosa mereka. Maka hendaknya kita mengintrospeksi diri dan segera takut kepada Allah ‘Azza wa Jalla.

Nabi Shallallahu alaihi wa Sallam bersabda, (artinya):

“Wahai sekalian kaum Muhajirin, ada lima perkara apabila kalian ditimpa ujian karenanya, dan aku minta perlindungan kepada Allah agar lima hal tersebut jangan sampai menimpa kalian:

– tidaklah perbuatan keji tampak terjadi pada suatu kaum, sampai mereka berani melakukannya secara terang-terangan, kecuali akan tersebar di tengah-tengah mereka (wabah) tha’un dan berbagai penyakit yang belum pernah terjadi pada umat-umat sebelumnya. … “ – al-hadits –

(HR. Ibnu Majah 4019, lihat ash-Shahihah no. 106)


baca: Wabah Covid-19 (Corona Virus Disease 2019) Antara Ujian dan Hukuman

Kemaksiatan Menghilangkan Kenikmatan


Maka hamba yang beriman, dia segera menyadari dosa dan kesalahannya, segera dia takut kepada Allah. Dia segera kembali kepada Allah dengan bertaubat nasuha, segera meninggalkan dosa dan maksiat, dan segera memperbanyak amal ketaatan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.  Itu semua di antara sebab terbesar dihilangkannya bencana dan diangkatnya wabah oleh-Nya.

Allah Ta’ala berfirman,

وَبَلَوْنَاهُمْ بِالْحَسَنَاتِ وَالسَّيِّئَاتِ لَعَلَّهُمْ يَرْجِعُونَ (168)

“Kami uji mereka dengan (nikmat) yang baik-baik dan (bencana) yang buruk-buruk, agar mereka kembali (kepada kebenaran).” (al-A’raf: 168)

Diriwayatkan dari shahabat Ali bin Abi Thalib radhiyallahu ‘anhu, beliau mengatakan “Tidaklah bencana itu menimpa melainkan disebabkan oleh dosa dan tidaklah bencana tersebut diangkat (dihentikan) melainkan karena taubat.” (lihat Al Jawabul Kafi/ad Daa’ wad Dawaa’ hal. 74)

Ingatlah, bahwa kekufuran, menentang perintah Allah dan Rasul-Nya, kemaksiatan dan dosa merupakan sebab semua kejelekan dan bencana di dunia dan di akhirat. Adapun iman dan tauhid, tawakkal dan do’a, serta taat kepada Allah dan Rasul-Nya merupakan sebab kebaikan diangkatnya petaka di dunia dan di akhirat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *