Hukum Vaksinasi Untuk Mengatasi Pandemi

oleh -443 views

Apa hukum vaksinasi dalam Islam? Terlebih dalam situasi terjadinya wabah (pandemi), apakah boleh dilakukan vaksinasi dalam rangka mengatasi pandemi?

Permasalahan ini telah dijelaskan oleh Mufti Umum Arab Saudi kala itu, Samahatusy Syaikh Al-‘Allamah Abdul Aziz bin Baz rahimahullah (w. 1420 H) Beliau sekaligus ketua Hai’ah Kibarul Ulama (Dewan Ulama Senior) dan Al-Lajnah Ad-Daimah lil Buhuts Al-‘Ilmiyyah wa Al-Ifta (Komite Tetap Untuk Riset Ilmiah dan Fatwa) Kerajaan Arab Saudi.

 

Pertanyaan: Apa hukum berobat sebelum terjadinya penyakit, seperti vaksinasi?

 

Asy-Syaikh Abdul Aziz bin Baz rahimahullah menjawab:

Tidak mengapa berobat jika khawatir terjadi penyakit, baik karena terjadi pandemi (wabah) atau pun sebab-sebab lain yang dengannya dikhawatirkan terjadinya penyakit.

Tidak mengapa berobat dalam rangka mencegah penyakit yang dikhawatirkan. Berdasarkan sabda Nabi Shallallahu alaihi wa Sallam :

«من تصبح بسبع تمرات من تمر المدينة لم يضره سحر ولا سم  »

“Barangsiapa yang di pagi hari memakan tujuh butir kurma madinah, maka dia tidak akan tercelakai oleh sihir atau pun racun.” (HR. Al-Bukhari 5768, Ahmad 1/181)

Hadits ini termasuk dalam tindakan pencegahan musibah sebelum terjadinya.

Demikian pula jika dikhawatirkan terjadi penyakit, atau vaksinasi untuk mengatasi pandemi yang terjadi di suatu negeri atau di tempat mana pun, maka itu tidak mengapa, dalam rangka pencegahan (preventif).


baca: Syekh Shalih Al-Fauzan: Wajib Menjaga Jarak Fisik

Nasehat Asy Syaikh Shalih Al Fauzan: Doa dan Istighatsah Hanya Kepada Allah


Sebagaimana penyakit yang terjadi diobati dengan obat penyakit yang dikhawatirkan terjadi. Namun tidak boleh diobati dengan cara menggantungkan jimat-jimat untuk melawan penyakit, jin, atau ain. Karena ada larangan dari Nabi Shallallahu alaihi wa Sallam. Beliau telah menjelaskan bahwa cara itu (jimat-jimat) termasuk syirik ashghar (kecil). Maka wajib menjahui cara itu (yaitu jimat).

 

Sumber: Majmu’ Fatawa wa Maqalat Mutanawwi’ah, 6/21

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *