Ibadah Haji Tetap Ada, Jamaah Hanya Warga Saudi dan Ekspatriat

oleh -1.244 views
Peduli Pemberantasan Covid-19, KSA Sumbang WHO 10 Juta USD

Kerajaan Arab Saudi memutuskan ibadah haji tahun ini tetap diselenggarakan. Hanya saja, terbatas bagi warga Saudi dan orang asing yang tinggal di sana (ekspatriat).

Keputusan itu diumumkan secara resmi, Senin (22/6), oleh Kementerian Haji dan Umrah KSA. Ekspatriat yang bisa mengikuti ibadah haji juga dibatasi jumlahnya.

Pembatasan jumlah jamaah untuk menjamin keselamatan dan keamanan. Semua langkah pencegahan virus corona bakal diterapkan ketat. Demi melindungi setiap orang dari terjangkit wabah ini. Serta merujuk kepada ajaran Islam yang memprioritaskan keselamatan umat manusia.


Baca: Sambutan Sang Raja, pada Ramadhan di musim Pandemi


Indonesia respons positif

Hal ini mendapat respons positif dari pemerintah Indonesia. Kementerian Agama RI mengatakan kebijakan Arab Saudi merupakan langkah tepat, dan patut dihargai.

Masa pandemi Covid-19 belum berakhir. Sehingga menjaga keselamatan jamaah haji merupakan tindakan penting. Juga sudah merujuk kepada ajaran agama. Menghindari kemudharatan lebih utama, ketimbang mendapatkan manfaat.

Kebijakan Saudi ini sejalan dengan keputusan Pemerintah RI yang membatalkan keberangkatan haji tahun ini, pada 2 Juni lalu.

Semoga pembatasan ibadah haji tahun ini membawa hikmah bagi banyak pihak. Terutama agar tetap bersabar dan tawakal di tengah ancaman virus corona. (r)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *