,

Jubir Pemerintah: Tren Penurunan Kasus Pekan Lalu Karena Testing Menurun

oleh -91 views

Juru Bicara Pemerintah untuk Pengananan Covid-19 menyampaikan dalam penjelasannya, Selasa (10/11/2020), bahwa di pekan ini terlihat perkembangan kasus Covid-19 di tingkat nasional cenderung ke arah yang kurang baik dibandingkan dengan pekan sebelumnya.

Pada tingkat nasional, di pekan ini terjadi peningkatan kasus positif sebesar 8,2%. “Ini adalah perkembangan ke arah yang kurang baik, karena kasus positif mengalami peningkatan. Penambahan kasus positif harus terus menurun setiap minggunya,” kata Jubir Pemerintah, Prof. Wiku.

Prof. Wiku juga mengingatkan agar jangan sampai terjadi trend penurunan kasus yang semu. “Jangan sampai terlihat trend penurunan kasus yang semu. Tren penurunan kasus minggu lalu ternyata diakibatkan oleh testing yang juga menurun!” tegasnya.


baca: Jumlah Kasus Menurun, Ini Penjelasan Pemerintah

Kunci Utama Menghadapi Musibah Covid-19: Iman, Aman, Imun


Jubir menegaskan pula, bahwa hal ini harus menjadi pembelajaran bagi semua pihak. Terlepas dari adanya masa libur, pemerintah pusat dan daerah harus tetap menggencarkan 3T, bagi masyarakat untuk melaksanakan protokol 3M.

Adanya libur panjang pada pekan lalu dapat memicu kenaikan kasus. “Untuk itu, mohon betul-betul ditingkatkan kapasitas pemeriksaan Covid-19 terutama orang-orang dengan riwayat perjalanan. Serta lakukan penulusuran kontak erat dengan masif untuk mendeteksi kasus,” katanya

Jubir juga mengingatkan, bahwa selama belum ada vaksin maka protokol kesehatan adalah obat terampuh untuk menekan angka penularan. “Selalu pakai masker, jaga jarak dan cuci tangan, serta hindari bepergian keluar rumah jika tidak ada keperluan yang mendesak,” tandasnya.

Hendaknya kita senantiasa sadar akan pentingnya disiplin protokol, diiringi dengan kesabaran. Insyallah dengan segala upaya serius dari pemerintah dan masyarakat, Allah Yang Maha Kuasa memberikan pertolongan-Nya, mengentaskan kita dari musibah pandemi ini. Amin Ya Mujibas Sailin.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *