,

Kapasitas Testing di Indonesia Hingga Akhir November 2020

oleh -269 views

Pemerintah melalui Juru Bicara Pemerintah Untuk Penanganan Covid-19 dalam kesempatan Konferensi Pers, Kamis 3 Desember 2020 di Media Center Satgas Covid-19 Graha BNPB, pukul 16.30 WIB menjelaskan tentang Kapasitas Testing di Indonesia hingga akhir November 2020.

Berikut Kutipannya:

Secara nasional, hingga akhir November 2020, jumlah testing yang sudah dilakukan semakin mendekati target dari WHO. Yaitu sekarang sudah mencapai 90,64%. Capaian ini juga tidak lepas dari peran provinsi-provinsi yang terus menggiatkan testing-nya.

Jika kita menelaah lebih dalam lagi, bahwa selama 1 bulan terakhir terdapat 16 provinsi yang pernah mencapai standar pemeriksaan WHO. Dari 16 pronvinsi tersebut, terdapat 3 provinsi yang konsisten mencapai standar WHO dalam 5 pekan terakhir, yaitu:

  • DKI Jakarta
  • Kalimantan Timur
  • Papua

Saya mengapresiasi upaya keras yang sudah dilakukan oleh 16 provinsi ini, sehingga jumlah testing di tingkat nasional semakin mendekati target WHO.

Namun tetap saya ingatkan, agar jangan lengah dan terus pertahankan capaian ini. Semoga ke depannya akan lebih banyak lagi, bahkan 34 provinsi mampu mencapai standar pemeriksaan sesuai standar dunia.


Presiden: Fokus Pada 3T dan Tingkatkan Disiplin Protokol Kesehatan

Pemerintah Kecewa, Pekan Ini Zona Merah Bertambah Hampir Dua Kali Lipat!


Hal yang perlu dilakukan adalah dengan mengoptimalisasi treaching. Jika salah satu kasus positif telah dideteksi maka segeralah mendata kontak erat kasus tersebut dan lakukan testing lanjutan. Karena treaching yang berjalan baik juga dapat berkontribusi terhadap peningkatan jumlah testing. Menurut penelitian dari Abboard at all tahun 2020 bahwa dengan testing dan treaching yang efektif itu mampu mengendalikan situasi pandemi Covid-19 dalam kurun waktu 3 bulan. Hal ini juga sesuai dengan temuan dari treathmar at all tahun 2020 bahwa mengoptimalkan cakupan testing dan treaching, serta meminimalkan penundaan treaching dapat mencegah hampir 80% transmisi.

Pada prinsipnya, testing dan treaching adalah dua upaya yang tidak dapat dipisahkan. Harus dilakukan secara linier dengan threatmen lanjutan jika diperlukan. Oleh karena itu masifkan 3T untuk dapat menekan angka kasus dan kematian, serta meningkatkan angka kesembuhan nasional.

Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat dan institusi yang telah kooperatif dalam mematuhi protokol kesehatan dari awal pandemi sampai saat ini secara konsisten.


Tembus Lebih Dari 8.000 Kasus Dalam Sehari, Satgas: Ini Adalah Angka Yang Sangat Besar Dan Tidak Bisa Ditolerir!

Jember Kembali Zona Merah, PP Minhajul Atsar Bersinergi Dengan Pemerintah Bagi-Bagi Masker


Semangat kedisiplinan kita dalam menjalankan protokol kesehatan merupakan kunci utama pencegahan Covid-19 terhadap diri sendiri maupun orang terdekat. Saya berharap masyarakat yang telah patuh dapat menjadi agen perubahan bagi orang sekitarnya yang belum tergerak untuk patuh terhadap protokol kesehatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *