,

Pencegahan COVID-19 Harus Dilakukan Bersama

oleh -85 views

Pada kesempatan yang sama, Doni juga menjelaskan bahwa menurut data hasil survey Badan Pusat Statistik (BPS), ada sebanyak 17 persen dari seluruh penduduk di Indonesia merasa tidak akan terpapar dan tidak percaya adanya penyakit yang disebabkan oleh virus jenis SARS-CoV-2 itu.

Padahal sebagaimana yang telah diketahui bahwa penularan COVID-19 itu terjadi melalui perantara manusia. Hal itu berbeda dengan flu burung atau flu babi, yang mana perantaranya adalah hewan.

Sehingga menurut Doni, tiap jengkal tanah di suatu wilayah yang terdapat kasus COVID-19 maka wilayah itu tidak aman dan memiliki potensi penularan.

COVID-19 ini ditulari atau media yang mengantarkan, itu bukan hewan, tetapi manusia,” jelas Doni.

“Nah, kalau seandainya yang 17 persen tadi, merasa tidak akan terpapar COVID, lantas ada di antara orang-orang terdekatnya itu sudah positif COVID ya, cepat atau lambat pasti akan tertular,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Doni juga menegaskan bahwa dalam melaksanakan upaya pencegahan penularan COVID-19 perlu adanya kontribusi seluruh instrumen, baik yang ada di pusat maupun di daerah berbasis pentaheliks.

Adapun dalam implementasinya, semua instrumen tersebut harus terlibat, sebab penularan COVID-19 juga terjadi dari orang-orang terdekat sekalipun.

“Inilah yang harus kita lakukan, bagaimana kita secara bersama-sama menggerakkan seluruh instrumen, baik yang ada di pusat, maupun di daerah, dengan kolaborasi pentahelix berbasis komunitas,” terang Doni.

“Nah, ini yang perlu kita pahami. Bahwa setiap orang berpotensi menulari satu sama lainnya,” pungkasnya.

Sumber: https://bnpb.go.id/berita/Doni%20Monardo:%20Masyarakat%20Menjadi%20Ujung%20Tombak%20Pencegahan%20COVID-19

 

Penularan penyakit tidak terjadi dengan sendirinya, namun terjadi dengan izin Allah Ta’ala. Dengan hikmah-Nya, Allah telah mengaitkan akibat dengan sebab. Termasuk penularan penyakit ada sebab-sebabnya. Sebab-sebab tersebut akan berpengaruh juga dengan izin Allah, tidak dengan sendirinya. Islam telah mengajarkan untuk menjauhi sebab-sebab penularan penyakit. Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda,

«فر من المجذوم فرارك من الأسد»

“Larilah kalian dari orang yang terkena penyakit lepra seperti larinya kalian dari singa” (HR. al-Bukhari 5707).

Maka hendaknya kita bersungguh-sungguh menempuh sebab agar terhindar dari penularan penyakit. Kemudian kita bersandar kepada Allah ‘Azza wa Jalla Yang Maha Kuat dan Maha Perkasa. Jangan bersandar kepada sebab. Memang kita diperintah untuk menempuh sebab, tapi jangan bersandar kepada sebab. Bersandarlah kepada Allah satu-satu-Nya. Pasrahkan keselamatan kepada-Nya satu-satu-Nya. Mohonlah kepada-Nya keselamatan dan perlindungan.

baca:

Disiplin Menjalankan Protokol dan Tawakkal

Satgas Covid-19 Tekankan Perilaku Disiplin Protokol Kesehatan Langkah Utama Atasi Pandemi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *