,

Penegasan Presiden Tentang Kebijakan Larangan Mudik

oleh -126 views

Melalui akun resminya, Bapak Presiden Joko Widodo – semoga Allah senantiasa merahmati dan melindungi beliau – menegaskan tentang kebijakan larangan mudik lebaran tahun ini (1442 H/2021 M). Berikut kutipannya:

“Persentase kasus aktif dan sembuh Covid-19 di Indonesia kini lebih baik, meski kasus kematian kita masih 2,7%, dibanding global 2,17%.

Kendati penanganan Covid-19 di tanah air ini menunjukkan perkembangan yang menggembirakan, hendaknya tidak mengendurkan kewaspadaan kita.

Karena itulah, belajar dari pengalaman sebelumnya seperti libur Idulfitri tahun lalu dan libur panjang setelahnya yang diikuti lonjakan kasus harian, pemerintah akan melaksanakan kebijakan pengendalian pandemi. Salah satunya melalui kebijakan larangan mudik lebaran tahun ini,” demikian ditulis oleh Kepala Negara pada Kamis (08/04/2021).

Sebagaimana diketahui, dikutip dari laman kemenkopmk.go.id, Pemerintah telah memutuskan untuk melarang aktivitas mudik lebaran tahun 2021. Hal itu berdasarkan hasil keputusan rapat koordinasi yang dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy bersama sejumlah menteri dan pimpinan lembaga terkait di Kantor Kemenko PMK, Jakarta, Jumat (26/3).

Menko PMK Muhadjir Effendy menyebutkan larangan mudik lebaran tahun ini akan dimulai tanggal 6 sampai 17 Mei 2021. Tujuannya adalah untuk mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 seperti yang tejadi sebelumnya yakni pada beberapa kali masa libur panjang, termasuk saat libur Natal dan Tahun Baru 2020.

“Sesuai arahan Bapak Presiden dan hasil keputusan rapat koordinasi tingkat menteri maka ditetapkan bahwa tahun 2021 mudik ditiadakan,” tegasnya saat konferensi pers usai rakor melalui media daring.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *