,

Penurunan Pada Kasus Positif, Sembuh, dan Meninggal Mingguan (per 14/02/2021)

oleh -41 views

Dilaporkan oleh Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Prof. Wiku Adisasmito, bahwa perkembangan Kasus Positif, Sembuh, dan Meninggal Covid-19 Mingguan per tanggal 14 Februari 2021, secara umum menunjukkan penurunan. Hal ini disampaikan oleh Jubir dalam konferensi pers yang diselenggarakan di Media Center Ghara BNPB Pusat, Jakarta secara daring, Kamis (18/02/2021)

Lebih rinci, Juru Bicara memaparkan datanya sebagai berikut:

Perkembangan Kasus Positif

“Penambahan kasus dan kematian yang menurun adalah hal yang baik. Namun sayangnya dibarengi dengan penurunan kesembuhan pula,” kata Wiku.

Penurunan penambahan kasus di minggu ini cukup besar dibandingkan minggu sebelumnya, yaitu 25%. Penurunan ini adalah penurunan terdrastis yang pernah terjadi dalam kurun waktu satu minggu selama pandemi. “Jika dilihat lebih jauh, ada beberapa hal yang berkontribusi dalam penurunan kasus. Salah satunya adalah penurunan testing mingguan,” ujarnya.

Seperti yang kita ketahui, lanjut Wiku, di minggu ini terjadi penurunan testing yang cukup drastis. Bahkan mematahkan rekor ketercapaian target WHO selama 5 minggu berturut-turut sejak minggu ke-2 Januari 2021. “Kita dapat mengambil pelajaran bahwa upaya 3T ini harus dilakukan secara konsisten, terus menerus, dan merata di seluruh wilayah di Indonesia. Jumlah testing sangat mempengaruhi besar kecilnya jumlah kasus positif baru yang dapat terjaring,” tutur Jubir.

Meskipun mengalami penurunan, masih terdapat 5 provinsi dengan kenaikan kasus tertinggi. Yaitu: NTT, Sumatera Utara, Maluku Utara, Kalimantan Selatan, dan Banten.

Angka Kematian

Jubir menyebutkan bahwa angka kematian mengalami penurunan 3,2% pada minggu ini. Angka penurunan ini lebih sedikit dibandingkan minggu sebelumnya. Cukup disayangkan bahwa 3 dari 5 provinsi dengan penambahan kematian tertinggi berasa dari pulau Jawa.

“Hal ini perlu menjadi evaluasi, mengingat saat ini tengah dilaksanakan PPKM Mikro sebagai lanjutan dari PPKM kabupaten/kota di pulau Jawa dan Bali,” ujarnya.

Angka Kesembuhan

Penambahan kesembuhan pada minggu ini angkanya menurun 0,3% dari minggu sebelumnya.

“Meskipun penurunannya sangat kecil, namun seharusnya kesembuhan dapat terus meningkat setiap minggunya,” terangnya.

Sejalan dengan situasi kematian, hanya 2 provinsi di pulau Jawa yang masuk ke dalam 5 besar kesembuhan tertinggi. “Ini artinya, treatment pada pasien di rumah sakit maupun isolasi mandiri dengan gejala sedang dan berat, perlu ditingkatkan. Utamanya di pulau Jawa. Mengingat dalam periode PPKM Mikro ini diharapkan dapat diupayakan peningkatan kualitas pelayanan pasien Covid-19,” pesan Jubir.


baca: Kabar Gembira Dari Evaluasi PPKM Hingga 14 Februari 2021

Informasi Terbaru Tentang Vaksinasi Covid-19


Jubir Pemerintah memohon kepada provinsi di Pulau Jawa dan Bali, utamanya provinsi yang masih mencatatkan angka kematian tinggi dan kesembuhan rendah, untuk terus meningkatkan upaya 3T sebagai bagian dari peningkatan kualitas  penanganan Covid-19 selama periode PPKM Mikro. “Intervensi yang difokuskan pada tingkat terkecil diharapkan dapat memberikan dampak positif, baik pada upaya 3T maupun 3M,” tandasnya.

Perkembangan yang menunjukkan ke arah penurunan ini jangan sampai membuat kita berpuas diri dan kendor. Justru sebaliknya, menjadi motivasi kuat baik kita untuk semakin bekerja lebih keras dan lebih serius lagi. Hendaknya kita bersyukur kepada Allah Ta’ala atas pencapaian ini. Keberhasilan ini semata-mata berkat karunia dan pertolongan-Nya.

Hendaknya kita ingat, setiap usaha dan ikhtiar yang kita lakukan, jangan menjadi sandaran dan kebanggaan. Namun kita wajib bersandar kepada Allah, dan senantiasa mengirinya dengan doa kepada Allah satu-satu-Nya, tiada sekutu bagi-Nya. Sungguh kita tiada memiliki daya dan kekuatan kecuali dengan-Nya.

 

Sumber: Konferensi Pers Perkembangan Penanganan Covid-19; Kamis, 18 Februari 2021 di Media Center Graha BNPB – Jakarta

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *