,

Perkembangan Penanganan Covid-19 Di Indonesia Hingga 13 Oktober 2020

oleh -71 views

Perkembangan penanganan Covid-19 di Indonesia menunjukkan hasil signifikan pada jumlah kesembuhan pasien Covid-19. Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito menyebut per 13 Oktober 2020 ada 4.777 kasus sembuh.

Data Kementerian Kesehatan terkini menyebut:

– Kasus aktif ada 65.299 kasus atau 19,2% (dibandingkan rata-rata dunia 21,9%).

– Jumlah kasus sembuh kumulatif 263.296 atau 77,3% (dimana kasus sembuh rata-rata dunia 75,1%).

– Kasus meninggal 12.027 atau 3,5% (dibandingkan rata-rata dunia 2,85%).

Penambahan kasus positif per 13 Oktober 2020 ada 3.906 kasus.

 

Perkembangan Mingguan Angka Kesembuhan

“Jumlah kesembuhan terus mengalami peningkatan. Di pekan ini kesembuhan mengalami peningkatan 4,4%. Kami mengapresiasi provinsi yang terus meningkatkan kesembuhannya,” ungkapnya saat memberi keterangan pers perkembangan penanganan Covid-19 yang disiarkan kanal Sekretariat Presiden, Selasa (13/10/2020).

Secara perkembangan mingguan, ada 5 provinsi tertinggi mengalami kenaikan kesembuhan. Diantaranya:

  1. Jawa Barat naik 2.055 (1.276 -> 3.331),
  2. Sumatera Barat naik 466 (756 -> 1.222),
  3. Kepulauan Riau naik 379 (167 -> 546),
  4. Jawa Tengah naik 324 (1.435 -> 1.759), dan
  5. Kalimantan Timur naik 190 (1.021 -> 1.221).

Untuk daerah dengan persentase kesembuhan tertinggi berada di:

  1. Maluku Utara (89,23%),
  2. Gorontalo (88,63%),
  3. Kalimantan Utara (88,06%),
  4. Kalimantan Selatan (87,12%) dan
  5. Jawa Timur (86,18%).

“Dimohon 10 provinsi ini terus mempertahankan dan meningkatkan angka kesembuhan. Dan provinsi lainnya mari berlomba-lombalah untuk mencapai angka kesembuhan tertinggi, sehingga dapat meningkatkan angka kesembuhan secara nasional,” pesan Wiku.

 

Perkembangan Mingguan Angka Kematian

Perkembangan Kasus kematian Covid-19 pada minggu ini terus menurun menjadi 9,9% dari pekan sebelumnya. Namun pada pekan ini perhatian ditujukan pada 5 provinsi dengan kenaikan kematian tertinggi yakni:

  1. DKI Jakarta (65),
  2. Jawa Tengah (7),
  3. Kepulauan Riau (4),
  4. Kalimantan Tengah (3) dan
  5. Sulawesi Tengah (2).

“Tingkatkan kualitas pelayanan perawatan Covid-19 di rumah sakit, perbanyak rumah sakit darurat jika diperlukan. Lakukan koordinasi dengan pemerintah pusat melalui Kementerian Kesehatan dan Satuan Tugas apabila memerlukan bantuan,” lanjutnya.


baca: Jubir Satgas Covid-19: Angka Reproduktif Efektif Di Bawah Satu, Bukan Berarti Sudah Aman

Bukan Konspirasi, Virus SARS-CoV-2 Penyebab COVID-19 Ancaman Nyata di Sekitar Kita


 

Perkembangan Mingguan Kasus Positif

Meski demikian, Perkembangan kasus positif Covid-19 secara mingguan terjadi kenaikan kasus sebesar 5,9%. “Di minggu ini terlihat perkembangan kasus positif Covid-19 ditingkat nasional menurun dari pekan sebelumnya.” kata Wiku. Pada tingkat nasional, setelah pada pekan lalu mengalami penurunan kasus positif ternyata di pekan ini kembali terjadi kenaikan kasus positif sebesar 5,9%. “Ini adalah hal yang harusnya sama-sama kita hindari. Penambahan kasus positif seharusnya terus menurun setiap minggunya.” Lanjutnya.

Pekan ini 5 provinsi dengan kenaikan kasus tertinggi:

  1. Jawa Tengah (499),
  2. Jawa Barat (383),
  3. Papua Barat (314),
  4. Sulawesi Selatan (277) dan
  5. Sulawesi Tenggara (204).

“Perlu perhatian khusus pada 5 provinsi dengan kenaikan kasus tertinggi pada pekan ini,” tegasnya. “Bagi daerah yang masih masuk ke dalam 5 besar kami meminta agar segera lakukan evaluasi terkait protokol kesehatan di masyarakat. Jangan berlomba-lomba masuk ke 5 besar kasus positif karena ini bukanlah prestasi.” tandasnya.

 

Perkembangan Mingguan Kondisi Zonasi

Lalu melihat peta zonasi risiko secara mingguan, menunjukkan:

  1. Zona Merah (tinggi) sebaran daerahnya turun dari 54 menjadi 53,
  2. Zona Oranye (sedang) meningkat dari 307 menjadi 336,
  3. Zona Kuning (rendah) turun dari 121 menjadi 100.
  4. Zona hijau wilayah tidak ada kasus baru menurun dari 17 menjadi 11 kabupaten/kota.

Begitu juga daerah tidak terdampak juga menurun dari 15 menjadi 14 kabupaten/kota.

Sangat disayangkan bahwa terdapat lebih dari 50% kabupaten/kota yang sebelumnya berada di zona hijau berpindah menjadi zona kuning, oranye bahkan merah pada pekan ini,” ungkapnya.

Pada pekan ini sebanyak 336 kabupaten/kota berada di zona orange (zona dengan risiko sedang). Ini artinya 65% seluruh kabupaten/kota di Indonesia berada risiko sedang. Data itu kata Wiku menandakan bahwa daerah lengah atau merasa sudah nyaman dalam penanganan kasus Covid-19. “Meskipun daerah dengan zona merah atau zona risiko tinggi cenderung menurun jumlahnya setiap pekan, bukan berarti kabupaten/kota sudah merasa aman berada di zona oranye,” ujarnya.

 

Kita memohon kepada Allah Ta’ala agar penanganan Covid-19 terus membaik dan membaik. Semoga pandemi (wabah) ini segera Allah angkat dari bumi Indonesia khususnya, dan dari dunia umumnya. Amin.

 

Dari https://covid19.go.id/p/berita/tingkat-kesembuhan-covid-19-di-indonesia-menjadi-773 (dengan beberapa penambahan dan penyesuaian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *