Sambutan Sang Raja, pada Ramadhan di musim Pandemi

oleh -6.135 views
Sambutan Sang Raja

Khadimul Haramain (Pelayan Dua Tanah Haram yang Mulia), Raja Salman bin Abdul Aziz Alu Su’ud –Semoga Allah menjaga beliau – menyampaikan arahan kepada saudara-saudaranya sebangsa dan seluruh kaum kaum muslimin di mana pun berada, berkenaan dengan masuknya bulan Ramadhan Mubarak tahun 1441 hijriah.

Berikut teks lengkap pidato beliau, yang pada kesempatan mulia tersebut dibacakan oleh yang terhormat Menteri Kebudayaan dan Informatika Kerajaan Arab Saudi, Dr. Majid bin Abdullah al-Qashabi:


بسم الله الرحمن الرحيم

Segala puji bagi Allah yang berkata di dalam al-Quran al-‘Azhim (artinya), “Bulan Ramadhan yang diturunkan padanya (permulaan) al-Quran, sebagai petunjuk bagi seluruh manusia dan keterangan-keterangan berupa hidayah dan furqan.” [QS. Al-Baqarah: 185]

Shalawat dan salam semoga tercurah kepada sebaik-baik ciptaan Allah (Nabi Muhammad).

Saudara-saudaraku, para warga dan penduduk negeri ini (Arab Saudi); serta seluruh kaum muslimin di penjuru timur dan barat.

Assalamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh

Aku sampaikan pujian kepada Allah di hadapan kalian, karena Allah telah mempertemukan kita kembali dengan Bulan yang Agung ini. Aku sampaikan kabar gembira kepada kalian dan kepada diriku sendiri akan datangnya Bulan penuh rahmat dan ampunan, Bulan yang mulia; yang berbagai kebaikan dilipatgandakan padanya, berbagai kesalahan dihapuskan, mengingatkan kita akan kegembiraan yang membuncah ketika diturunkannya Kitab Allah al-Qur’an al-‘Azhim di suatu malam yang lebih baik dari seribu bulan. Kita berdoa dengan sepenuh hati kepada Sang Maula (Allah) Jalla wa ‘Ala agar menjadikan Bulan yang mulia ini berada dalam naungan-Nya, sebagai sebab kesembuhan yang segera bagi setiap orang sakit, dan kesejahteraan yang lestari bagi setiap insan, serta rahmat yang luas bagi setiap orang yang telah berpulang ke rahmat Allah Ta’ala sebelum kita berjumpa dengan bulan Ramadhan.


Baca Juga: Nasehat Menyambut Ramadhan


Saudara-saudaraku; wahai kaum muslimin dan muslimat.

Pada tahun ini kita telah masuk bulan Ramadhan, sementara itu kita tengah menghadapi situasi yang sangat berpengaruh pada kehidupan seluruh umat manusia; situasi yang sulit dan riskan dalam sejarah dunia dengan tersebarnya Pandemi Covid-19, sehingga mengharuskan adanya protokol-protokol pencegahan Covid-19 oleh lembaga-lembaga kemanusiaan maupun oleh negara-negara di seluruh dunia, sebagai upaya untuk menangkal penyebarannya.

Sebagaimana pula dengan karunia yang Allah limpahkan kepada kami, kami mengemban sebuah tugas yang agung, kedudukan yang mulia, dan posisi yang tinggi di antara bangsa-bangsa yang ada; ketika Allah mengistimewakan kami untuk menjadi pelayan Rumah-Nya yang agung (Ka’bah) dan Masjid Nabi-Nya yang mulia shallallahu ‘alaihi wa sallam. Jasa layanan yang kami emban dan kami tunaikan haknya, dengan memuliakan para delegasi tamu-tamu Ar-Rahman, yaitu para jemaat haji, umrah dan peziarah. Begadang malam demi kenyamanan mereka; semangat yang memuncak demi keselamatan dan keamanaan mereka; berbagai layanan yang terbaik dipersembahkan untuk mereka.


Baca Juga: Krisis Tauhid di Tengah Wabah Covid


(Karena itu semua) kami memohon dengan sepenuh hati kepada Sang Maula yang Maha Agung Jallat Qudratuhu agar menolong kami untuk melanjutkan tugas mulia yang telah Allah embankan kepada kami, yaitu memuliakan tamu-tamu-Nya, menjaga dan mencurahkan perhatian kepada mereka.

Sebagaimana kita mendapatkan kemuliaan dengan tugas-tugas itu semua, kita juga berbangga dengan protokol-protokol keselamatan yang telah ditetapkan oleh Kerajaan Arab Saudi demi membatasi/mencegah penyebaran Pandemi Covid-19 ini. Negara ini telah berupaya keras untuk memberi layanan yang tepat kepada warga setempat, juga menjaga kesejahteraan dan kesehatan semua orang yang berada di bumi mulia ini; serta ikut andil dalam menekan dampak perekonomian akibat pandemi ini, baik dengan tindakan-tindakan lokal atau melalui dukungan Kerajaan Arab Saudi untuk lembaga-lembaga dunia yang memberikan pelayanan kegiatan kemanusiaan.

Saudara-saudaraku….

Izinkanlah saya untuk berbicara atas nama kalian, saya mendoakan dan mengucapkan terima kasih kepada seluruh putra-putra bangsa yang bertugas di garda terdepan, dari kalangan para praktisi kesehatan, para personel militer dan keamanan, serta seluruh pekerja instansi pemerintahan dan relawan demi kebaikan manusia dan kesehatan mereka; siang dan malam mereka terus bekerja untuk mencegah segala marabahaya dari warga dan negeri kami, terkhusus bahaya wabah (pandemi) ini. Untuk mereka semua, aku ucapkan, semoga Allah memberikan barakah terhadap kerja keras kalian, mengaruniakan keberhasilan atas upaya kalian; dan semoga Allah menerima amal ikhlas dan dedikasi kalian dalam membantu negeri kalian.


Baja Juga: Sabar Menjalankan Aturan PSBB


Sungguh amalan besar kalian adalah mahkota kemuliaan bagi masing-masing kalian dan kebanggaan kami kepada kalian, serta merupakan ibadah yang agung, yang pahalanya akan terus berkembang hingga hari Kiamat. Aku memohon kepada Allah yang Maha Agung di bulan yang penuh kemuliaan ini, agar menyelamatkan, menjaga dan menolong kalian. Sesungguhnya Allah Maha Mampu atas segala sesuatu.

Wahai anak bangsa

Jika kita bertawakal kepada Allah dan menempuh sebab-sebab; mengharuskan kita melanjutkan kerja keras di masa sulit ini dan komitmen dengan berbagai imbauan dan arahan yang dikeluarkan oleh lembaga-lembaga yang berwenang, yang tujuannya adalah keselamatan kalian dan terjaganya kesehatan kalian dalam menghadapi Pandemi Covid-19 ini. Dengan terus meminta kepada Allah agar jerih payah tersebut dapat berperan menjadi sebab terangkatnya wabah ini dan hilangnya musibah ini dari negeri kami dan seluruh negeri di muka bumi.

Para putera dan puteriku; saudara dan saudariku.

Jujur aku katakan kepada kalian, bahwa aku merasa sedih ketika kita memasuki bulan Ramadhan dalam situasi yang tidak bisa menunaikan shalat berjamaah; menunaikan tarawih dan shalat malam di masjid-masjid. Namun itu merupakan konsekuensi protokol-protokol keselamatan demi menjaga nyawa manusia dan kesehatan mereka, dalam rangka menghadapi Pandemi Covid-19 ini. Kita semua harus bersabar menjalaninya, karena rambu-rambu syariat kita yang bijak menyatakan bahwa menjaga nyawa adalah salah satu tujuan syariat yang agung. Telah disebutkan di dalam hadits yang mulia, “Jika kalian mendengar wabah penyakit Tha’un menimpa suatu daerah, maka janganlah kalian memasukinya. Dan jika wabah itu menimpa suatu daerah, sementara kalian berada di sana, maka janganlah kalian keluar darinya.”


Baca Juga: Islam Memberikan Keringanan-Keringanan Ketika Menghadapi Kondisi Wabah, Jangan Tolak Imbauan Pemerintah


Saudara-saudara kami kaum muslimin.

Pada Ramadhan kali ini ada banyak pelajaran berharga yang menghasung untuk berlomba dalam berbagai kebaikan.

Semoga Allah menerima amal ibadah puasa dan shalat kita semua. Juga melanggengkan taufik untuk kita, memudahkan kita melakukan setiap kebiakan, serta menjaga negeri kita dan seluruh negeri yang ada di dunia dari segala macam keburukan.

Wassalamu ‘alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh.

1 Ramadhan 1441 H

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *